Bimbingan Teknis atau biasa disingkat menjadi BIMTEK, merupakan suatu kegiatan yang dimana peserta akan diberikan pelatihan-pelatihan yang bermanfaat untuk meningkatkan kompetensi peserta. Pada kesempatan kali ini, IKIP Siliwangi khususnya Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia angkatan 2020 mengadakan BIMTEK di BBGP D. I. Yogyakarta. Kegiatan BIMTEK ini dilaksanakan mulai tanggal 01 Mei 2024 sampai dengan 03 Mei 2024, dengan jumlah peserta sebanyak 108 orang serta didampingi oleh 4 orang dosen, yaitu Bapak Aditya Permana, M.Pd., Bapak Cecep Wahyudin, S.Pd., Bapak Dr. Heri Isnaini, M.Pd., dan Bapak Yusep Ahmadi F., M.Hum.
Kegiatan BIMTEK dimulai dengan keberangkatan peserta dan dosen pendamping pada hari Rabu, 01 Mei 2024 pukul 05.00 pagi dan sampai di tujuan yaitu BBGP D. I. Yogyakarta pada pukul kurang lebih 18.00 s.d. 18.30. Sesampainya di tujuan, peserta langsung diarahkan untuk mengambil kunci kamar penginapan dan mengambil makan malam. Pada hari itu, peserta langsung beristirahat di kamar nya masing-masing agar hari esok siap untuk mengikuti rangkaian acara inti dari BIMTEK tersebut.
Keesokan harinya, pada hari Kamis, 02 Mei 2024 yang bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional, seluruh peserta BIMTEK diarahkan untuk sarapan terlebih dahulu sebelum melaksanakan upacara bersama dengan seluruh pegawai untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional di halaman Gedung Gauss BBGP D. I. Yogyakarta. Pada saat upacara, Kepala BBGP D. I. Yogyakarta, Bapak Dr. Adi Wijaya, S.Pd., M.A., sebagai pembina upacara membacakan pidato dari Bapak Nadiem Anwar Makarim, B.A, M.B.A., Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Bapak Mendikbudristek menyampaikan pesan untuk terus melanjutkan atau meneruskan gerakan Merdeka Belajar dan tidak menyerah untuk terus membersamai pendidikan di Indonesia. Pada upacara tersebut, kepala BBGP D. I. Yogyakarta juga menyerahkan Surat Keputusan Pensiun bagi pegawai yang telah memasuki masa pensiun serta menyerahkan Surat Keputusan Kenaikan Pangkat bagi pegawai yang berhak.
Setelah pelaksanaan upacara selesai, seluruh peserta diarahkan ke Gedung Pythagoras lantai 3 untuk langsung melaksanakan kegiatan BIMTEK. Acara tersebut dimulai dan dibuka secara resmi oleh Ibu Nunik Sukeksi, S.H., M.Pd. selaku Ketua Tim Kerja Kemitraan dan Pemberdayaan Komunitas. Tidak lupa juga sambutan dari Bapak Aditya Permana, M.Pd., selaku perwakilan dari IKIP Siliwangi.
Selama kegiatan BIMTEK ini, peserta mendapatkan materi mengenai:
1. Kurikulum Merdeka: Assesmen dan Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka, disampaikan oleh Bapak Angga Kristiyajati, M.Pd.,
Berikut ini merupakan rangkuman dari materi Kurikulum Merdeka: Assesmen dan Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka.
a. Prinsip Pembelajaran dan Asesmen
Prinsip pembelajaran:
Mempertimbangkan tahap perkembangan dan tingkat pencapaian peserta didik
Membangun kapasitas untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat
Mendukung perkembangan kompetensi dan karakter peserta didik secara holistik
Sesuai konteks, lingkungan, dan budaya peserta didik, serta melibatkan orang tua dan komunitas sebagai mitra
Berorientasi pada masa depan yang berkelanjutan
Prinsip Asesmen:
Bagian terpadu dari proses pembelajaran, fasilitasi pembelajaran, dan penyediaan informasi yang holistik, sebagai umpan balik untuk pendidik, peserta didik, dan orang tua/wali.
Dirancang sesuai fungsi asesmen.
Dirancang secara adil, proporsional, valid, dan dapat dipercaya (reliable) untuk menjelaskan kemajuan belajar
Laporan belajar bersifat sederhana dan informatif
Hasil belajar sebagai refleksi untuk mutu pendidikan
b. Modul Ajar dalam Kurikulum Merdeka
Merencanakan pembelajaran pada kurikulum merdeka
- Setiap pendidik perlu memiliki rencana pembelajaran untuk membantu mengarahkan proses pembelajaran mencapai CP.
- Rencana pembelajaran ini dapat berupa: (a) rencana pelaksanaan pembelajaran atau yang dikenal sebagai RPP atau (b) dalam bentuk modul ajar.
- Apabila pendidik menggunakan modul ajar, maka ia tidak perlu membuat RPP karena komponen-komponen dalam modul ajar meliputi komponen-komponen dalam RPP atau lebih lengkap daripada RPP
Perbedaan RPP dan Modul Ajar

Konsep Modul Ajar

Prinsip Penyusunan Modul Ajar
Menyusun modul ajar:
Guru-guru di satuan pendidikan menyepakati Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) untuk setiap TP, dijadikan acuan guru dalam menyusun modul ajar. Meliputi: indikator ketercapaian TP, dan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP)
Modul Ajar memiliki peran seperti RPP, jadi setiap guru punya Modul Ajar/ Skenario Pembelajaran sendiri-sendiri sesuai dengan preferensi dan Pemahaman guru yang bersangkutan
Langkah-langkah menyusun modul ajar ala Bapak Angga Kristiyajati, M.Pd.
Pilih TP yang akan dibuat modul ajar-nya
Berdasarkan TP tersebut, identifikasi kompetensi pra-syarat yang harus dimiliki siswa
Menyusun asesmen awal untuk mengukur kompetensi pra-syarat tersebut, (asesmen awal bisa juga menggunakan hasil asesmen sumatif TP sebelumnya yang berkaitan)
Mencermati KKTP, kemudian berdasarkan KKTP menentukan target pembelajaran (Tujuan khusus) setiap pertemuan
Mencermati KKTP, kemudian berdasarkan KKTP menyusun asesmen akhir (sumatif) TP
Mencermati target pembelajaran setiap pertemuan, berdasarkan ini membuat langkah-langkah pembelajaran
Berdasarkan Langkah-langkah pembelajaran menyusun aktifitas pembelajaran (LKPD) / Asesmen Formatif
Mengemas hasil kerja tadi menjadi modul ajar
c. Asesmen dalam Pembelajaran Kurikulum Merdeka
Asesmen dalam pembelajaran
Asesmen yang dilakukan untuk mencari bukti ataupun dasar pertimbangan tentang ketercapaian tujuan pembelajaran.
Asesmen Formatif
- Asesmen di awal
- Asesmen saat proses pembelajaram
Asesmen Sumatif
- Bagian dari perhitungan penilaian di akhir semester, akhir tahun ajaran, dan/atau akhir jenjang
Asesmen Awal
Jangan menyeragamkan hal-hal yang tidak perlu atau tidak bisa diseragamkan, perbedaan bakat dan keadaan hidup anak dan masyarakat yang satu dengan yang lain harus menjadi perhatian dan diakomodasi. (Ki Hajar Dewantara)
Asesmen awal seperti ibu yang akan memasak untuk sarapan.
Ada bahan apa, akan dimasak apa.
Asesmen bukan hanya menilai tetapi mengumpulkan data dan menginterpretasikan data untuk mendapat pemahaman awal.
Kemampuan murid, minat murid, profil murid.
Hobinya apa, dari lingkungan keluarga seperti apa, kapan biasanya belajar.
Perlengkapan belajar di rumah apa saja.
d. Pembelajaran Berdiferensiasi
Pelaksanaan Pembelajaran dan Asesmen
- Prinsip Pembelajaran dan Asesmen mengindikasikan pentingnya pengembangan strategi pembelajaran sesuai dengan tahap capaian belajar peserta didik (teaching at theright level (TaRL)).
- Pembelajaran ini dilakukan dengan memberikan materi pembelajaran yang bervariasi sesuai dengan pemahaman peserta didik.
- Tujuan dari diferensiasi ini adalah agar setiap anak dapat mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan.
Terdapat 3 jenis siswa dalam metode diferensiasi, yaitu:
1. Siswa cepat paham (mahir),
2. Siswa biasa saja (mampu), dan
3. Siswa yang butuh perjuangan keras untuk paham (pemula).
PERHATIAN!
diferensiasi lebih menekankan pada menangani fase belajar siswa yang berbeda dari pemula hingga yang mampu hingga mahir daripada hanya menyediakan kegiatan yang berbeda untuk siswa yang berbeda (kelompok).
John Hattie, Visible Learning for Teachers
Tomlinson, Carol Ann & Moon, Tonya R. (2013). Assessment and Student Success in a Differentiated Classroom. Alexandria Virginia (VA): ASCD
2. Krikulum: Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), disampaikan oleh Bapak Hanan Windro Sasongko, S.Si., M.Pd., dan
3. Radio Edukasi, disampaikan oleh Ibu Innayah, S.Sos., M.Pd.
Setelah rangkaian acara BIMTEK selesai, peserta diminta untuk kembali ke kamarnya masing-masing agar dapat bersiap untuk melanjutkan kegiatan membeli oleh-oleh ke pusat oleh-oleh Bakpia Djava dan ke malioboro. Akan tetapi, setelah kembali ke kamar, peserta diminta untuk makan sore terlebih dahulu dan apabila sudah selesai baru bisa naik ke bus dan langsung berangkat ke tujuan.
Waktu terus berlalu, setelah membeli oleh-oleh dan menikmati suasana di malioboro, peserta kembali ke bus untuk melakukan perjalanan kembali ke BBGP D. I. Yogyakarta. Setelah sampai, semua langsung menuju ke kamarnya masing-masing untuk beristirahat karena besok pagi kita semua akan melakukan perjalanan pulang kembali ke Cimahi. Akan tetapi, sebelum pulang ke Cimahi, peserta melakukan perjalanan ke Candi Prambanan.
Keesokan paginya, tepat pada tanggal 03 Mei 2024, peserta diberi arahan untuk pergi ke kantin agar bisa sarapan terlebih dahulu sebelum pulang. Setelah selesai sarapan, peserta mengambil barang-barang yang ada di kamar dan langsung berkumpul kembali di bus nya masing-masing untuk melanjutkan perjalanan. Sesampainya di Candi Prambanan, peserta melakukan pengamatan dan mengambil dokumentasi untuk data bahan jurnalistik mengenai Candi Prambanan.
Setelah selesai, peserta berkumpul kembali dan diberi makan siang. Selanjutnya peserta kembali ke dalam busnya masing-masing dan kita semua melanjutkan perjalanan untuk kembali ke Cimahi. Bus saya sampai di Cimahi pada pukul 23.20 malam. Alhamdulillah kegiatan BIMTEK berjalan dengan lancar, dan semoga ilmu, pengalaman, dan kenangan yang telah didapat selama kegiatan BIMTEK ini bisa bermanfaat, berkah, dan menjadi kenangan yang indah untuk seluruh peserta yang mengikutinya.
Semangat selalu untuk angkatan 2020, semoga apapun yang sedang kita kerjakan dan yang akan kita hadapi, selalu diberi kelancaran dan kemudahan oleh Allah S.W.T ♡♡